"Mereka orang biasa, jauhlah kalau dibilang teroris. Bukan teroris," ujar salah seorang warga, Ato (45), saat berbincang dengan detikcom di lokasi, Rabu (8/4/2015) petang.
Ato yang tinggal 30 meter dari lokasi kejadian mengaku kenal dengan keempat orang tersebut. "Yang terkena ledakan Bogel nama lainnya Amir, tinggal di depan warung sini. Sudah lama. Dia kalau malam jadi tukang parkir, kalau siang jadi kuli," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun ledakan itu terbilang kecil, namun polisi memberi perhatian serius. Kapolda Metro Jaya dan Wakapolri langsung meninjau TKP. Kapolda menyebut sumber ledakan mirip mercon banting.
(aws/nrl)











































