Mobil yang dikendarai pria berseragam loreng tentara dirusak pengunjuk rasa di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Para pengunjuk rasa ini menendang dan memukuli mobil Xenia yang berisi tiga orang di dalamnya.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Pulau Pinang, Kecamatan Medan Barat, Rabu (8/4/2015) siang. Saat itu pengendara mobil menolak untuk dihentikan oleh para pendemo yang sedang menuju ke kantor DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol.
Saksi mata Handoyo mengatakan saat itu di dalam mobil berisi tiga lelaki. Sewaktu mobilnya dicoba dihentikan, salah seorang yang di dalamnya mencoba keluar dan menantang massa. Pria itu mengenakan celana loreng dan baju kaos hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Handoyo, keributan itu usai setelah seorang polisi lalu lintas yang berjaga meminta pengunjuk rasa memberikan jalan bagi mobil warna hitam nomor polisi BK 1628 HG itu agar keluar dari kerumunan pengunjuk rasa.
Para pengunjuk rasa itu berasal dari warga Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia. Mereka berdemo untuk menagih janji anggota DPRD Sumut yang merekomendasikan penertiban sertifikat atas tanah mereka.
(rul/rul)











































