Tim Pemburu Koruptor di Luar Negeri Perlu Contoh Filipina
Kamis, 10 Feb 2005 12:40 WIB
Jakarta - Tim terpadu yang dibentuk pemerintah untuk memburu koruptor kelas kakap di luar negeri perlu mengambil contoh dari Filipina yang dinilai berhasil mengambil kembali harta koruptor."Tim pemburu koruptor perlu mencontoh langkah Filipina zaman Corazon Aquino yang langsung membuat tim pemburu harta koruptor," kata Wakil Koordinator ICW Lucky Jane kepada detikcom di Jakarta, Kamis (10/2/2005)."Walau jangka waktunya 15 tahun dan baru 30 persen harta koruptor yang diambil kembali, namun dapat dijadikan contoh bagi tim pemburu koruptor buatan pemerintah," imbuhnya.Untuk itu, kata dia, pemerintah perlu melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Filipina membahas cara-cara dan kendala-kendala yang dialami dalam memberantas koruptor kelas kakap.Tim terpadu pemburu koruptor di luar negeri terdiri dari Kejaksaan Agung, Mabes Polri, Ditjen Imigrasi dan Departemen Hukum dan HAM akan berupaya mengembalikan aset-aset milik negara yang dibawa kabur ke luar negeri.Ada 13 orang terpidana dan koruptor yang masuk daftar prioritas tim ini diantaranya Eddy Tansil, Irawan Salim, Samadikun Hartono dan Sutjiono Timan.
(aan/)











































