Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo menjelaskan, Mario sudah punya keinginan menyusup ke dalam pesawat sejak lama. Pada 19 Maret lalu, dia pernah mencoba masuk ke landasan Bandara Kualanamu, Medan, Sumut.
"Karena pengamanannya sangat ketat di bandara itu, jadi nggak bisa masuk ke landasan. Dan akhirnya kemudian dipilihlah bandara di Pekanbaru," kata Prasetyo saat jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Rabu (8/4/2015). Suprasetyo didampingi oleh Kapuskom Kemenhub JA Barata dan Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang KIP Hadi Juraid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu ia masuk ke Bandara itu dengan cara melompat pagar yang dekat dengan Kargo Bandara Pekanbaru," terangnya.
Sebelum menaiki pesawat GA 177, Mario sebenarnya sudah mencoba mengejar pesawat yang berbelok di runway. Namun rupanya dia terpental karena hempasan mesin jet sampai terjatuh.
"Akhirnya dia mencoba lagi dan kemudian berhasil masuk ke roda pesawat dan sampailah ia ke Jakarta," terangnya.
Saat ini, Mario berada di pos otoritas bandara Soekarno-Hatta. Saat mendarat, dia dalam kondisi masih sadar namun terhuyung-huyung di landasan. Penerbangan dari Pekanbaru sampai Jakarta memakan waktu sekitar satu jam. Selama itu, dia duduk di rongga roda pesawat.
(mad/nrl)










































