Mario Sudah 1 Tahun Belajar Menyusup Pesawat, Pernah Terhempas Jet

Penyusup di Roda Pesawat

Mario Sudah 1 Tahun Belajar Menyusup Pesawat, Pernah Terhempas Jet

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Rabu, 08 Apr 2015 13:55 WIB
Mario Sudah 1 Tahun Belajar Menyusup Pesawat, Pernah Terhempas Jet
Konpers Kemenhub
Jakarta - Mario Steven Ambarita (21) tidak asal menyusup ke dalam roda pesawat. Dia sudah melakukan riset selama setahun lebih, bahkan pernah mencoba ke pesawat lain, namun terhempas oleh mesin jet. Bagaimana ceritanya?

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo menjelaskan, Mario sudah punya keinginan menyusup ke dalam pesawat sejak lama. Pada 19 Maret lalu, dia pernah mencoba masuk ke landasan Bandara Kualanamu, Medan, Sumut.

"Karena pengamanannya sangat ketat di bandara itu, jadi nggak bisa masuk ke landasan. Dan akhirnya kemudian dipilihlah bandara di Pekanbaru," kata Prasetyo saat jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Rabu (8/4/2015). Suprasetyo didampingi oleh Kapuskom Kemenhub JA Barata dan Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang KIP Hadi Juraid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mario mengaku sudah mempelajari pesawat-pesawat yang menuju Jakarta, mulai dari Batik Air, Citilink dan Garuda. Pilihan utama dia memang Garuda. Tak hanya pesawat, dia juga mendeteksi nomor penerbangan dan waktu terbang mereka.

"Lalu ia masuk ke Bandara itu dengan cara melompat pagar yang dekat dengan Kargo Bandara Pekanbaru," terangnya.

Sebelum menaiki pesawat GA 177, Mario sebenarnya sudah mencoba mengejar pesawat yang berbelok di runway. Namun rupanya dia terpental karena hempasan mesin jet sampai terjatuh.

"Akhirnya dia mencoba lagi dan kemudian berhasil masuk ke roda pesawat dan sampailah ia ke Jakarta," terangnya.

Saat ini, Mario berada di pos otoritas bandara Soekarno-Hatta. Saat mendarat, dia dalam kondisi masih sadar namun terhuyung-huyung di landasan. Penerbangan dari Pekanbaru sampai Jakarta memakan waktu sekitar satu jam. Selama itu, dia duduk di rongga roda pesawat.

(mad/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini