Siang itu Selasa (7/4/2015) Presiden Jokowi baru saja usai menggelar dua hingga tiga tema rapat terbatas. Sekitar pukul 13.00 WIB sebagian menteri mulai meninggalkan Istana Negara untuk kembali ke kantor masing-masing dan 'kerja, kerja, kerja'.
Seperti biasa, Mensesneg Pratikno dan Seskab Andi Widjajanto adalah yang paling terakhir keluar dari Istana. Biasanya mereka masih berdiskusi dengan Presiden, terutama terkait hasil rapat yang baru saja dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada berita apa lagi hari ini? Apa yang mau ditanyakan?" sapa Pratikno kepada wartawan yang sudah rutin menanti di gerbang masuk Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat.
Terkadang dia juga berkata 'no news' atau 'tidak ada informasi baru' sambil melenggang. Tapi tetap saja para pemburu berita menghampiri salah satu orang dekat Presiden Jokowi itu.
"Kami mau minta penjelasan lebih lanjut kapan Perpres pembatalan Perpres nomor 39 tahun 2015, Pak," tanya awak media yang menghampiri Pratikno di mobil golf.
Dia kemudian menjawab akan secepatnya disusun Perpres itu dan segera diundangkan. Terlebih ketika situasi ekonomi masyarakat masih belum melegakan.
Tiba-tiba sang sopir yang awalnya duduk di samping Pratikno bergeser turun. Sambil mencolek Pratikno dia berkata, "Pak, ada Ibu," dan membuat mantan Rektor UGM itu menengok ke belakang.
Tadinya ada dua mobil golf tenaga listrik buatan anak negeri yang disiapkan untuk Pratikno dan istrinya. Namun Dr Siti Faridah langsung menghampiri mobil sang suami. Kemudian keduanya duduk berdampingan.
Belum sempat berbincang, tiba-tiba Seskab Andi Widjajanto menelepon Pratikno. Diangkatlah telepon itu dan Pratikno berbincang beberapa menit.
"Oh, ini saya buru-buru mau dampingi Pak Jokowi ke Gedung PLN," kata Pratikno usai menelepon kepada wartawan. Perlahan dirinya menginjak pedal gas dan bersama istrinya melambaikan tangan kepada para pewarta.
Siang itu memang ada pertemuan OASE yang diketuai oleh Ibu Negara Iriana Widodo dan beranggotakan para istri menteri Kabinet Kerja. Tak disangka rupanya waktu selesainya pertemuan itu berbarengan dengan usainya rapat terbatas kabinet.
Pernikahan Pratikno dan Siti Faridah dikaruniai tiga orang putri. Mereka adalah Anisa Firdia Hanum, Hilda Mutia Hanum, dan Gita Nadila Hanum.
(bpn/rvk)











































