Berikut ini nasihat Din yang disampaikan bersama dengan Ketua Bidang Kajian MUI Junahar Ilyas, Wakil Sekjen MUI Nur Ahmad, Ketua MUI Bidang Seni Budaya Kholil Ridwan, dan Ketua Forum Ukhuwah Umar Shihab di Kantor MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2015)
Dari pengamatan, pembacaan saya apa yang terjadi di dunia Islam, di timur tengah, Afrika Utara, Arab spring berlanjut dengan konflik dan perang ini dapat kita simpulkan bahwa dunia Islam sedang menjadi target dan objek dari sebuah skenario global yang mau memporak-porandakan umat Islam sedunia. Baik untuk kepentingan agar umat Islam tak berdaya dan porak poranda, maupun untuk kepentingan ekonomi dan politik karena dunia Islam yang kaya raya dengan sumber daya alam ini, sementara dunia menghadapi krisis energi, pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kita tentu tidak menyalahkan pihak luar tapi juga harus menyalahkan diri sendiri, coba kalau kita kuat orang luar tidak bisa mengganggu. Kita mengingatkan kepada pemerintah sekarang ini agar berhati-hati terutama yang menyangkut kepentingan umat Islam, maka jangan mencari-cari, melakukan hal-hal yang tak ada perlunya. Begitu banyak situs-situs dari pihak lain yang juga menyerang umat Islam, kenapa itu didiamkan, banyak situs-situs porno tidak merugikan umat Islam, merugikan bangsa, meruntuhkan akhlak bangsa kenapa itu dibiarkan kok cari-cari kerjaan hanya situs-situs Islam.
Apalagi tidak ada peringatan, tidak ada pemberitahuan, kalau betul-betul ada kita sepakat harus diatasi, ditanggulangi tapi pendekatannya jangn main blokir, panggil, beritahu kepada MUI, atau konsultasi kepada MUI atau kalau mau coba semuanya supaya berkeadilan.
(gah/gah)










































