Atambua Rusuh, Belasan Orang Luka
Rabu, 09 Feb 2005 16:10 WIB
Kupang - Belasan orang termasuk salah seorang anggota TNI mengalami luka dalam kerusuhan yang terjadi di Kota Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Rabu (9/2/2005). Tiga pos polisi dan sebuah mobil milik warga dirusak massa. Dua dari tiga pos polisi yang menjadi korban amukan massa berada di pusat kota. Sedangkan satu pos polisi lainnya di Nenuk sekitar 3 km dari pusat kota. Belasan rumah yang berada di pusat kota dikabarkan juga mengalami kerusakan.Sebagian korban luka dibawa ke RS Atambua. Para korban mengalami luka setelah terjadi aksi saling lempar antara massa dengan aparat.Saat ini, aparat telah berhasil menguasai keadaan. Pengamanan dilakukan aparat kepolisian bersama Kodim 1605 dan satuan tugas pengamanan perbatasan RI-Timorleste. Ketua DPRD Kabupaten Belu Gabriel Darmawan ketika dihubungi lewat telepon mengatakan situasi sudah berangsur-angsur normal. Muspida dan aparat keamanan melakukan rapat koordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat di rumah dinas bupati di Jl. Betelelenok. Aktivitas warga belum berjalan normal. Toko-toko masih tutup. Sejumlah aparat TNI berjaga-jaga di pusat pertokoan dan sudut-sudut kota. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, aksi massa berawal ketika seseorang menolak roti dalam perjamuan misa (hostia) di Gereja Katedral Imaculata, Rabu (9/2/2005). Massa marah karena pelaku diamankan polisi ke Mapolres Belu. Mereka meminta pelaku meminta maaf.
(rif/)











































