"Keluarga besar Pramuka menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Almarhum Rizky. Pramuka merupakan kegiatan yang menyenangkan. Kak Adhyaksa berpesan agar keselamatan menjadi hal yang paling utama dalam berkegiatan,β kata Adhyaksa melalui Andalan Nasional Bidang Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Luqman Hakim Arifin yang hadir dalam prosesi pemakaman di TPU Belid, Kranji, Kota Bekasi, Selasa (7/4/2015).
Dikutip dari keterangan tertulis yang dikirim ke detikcom, Luqman menuturkan bahwa Rizky merupakan sosok Pramuka sejati. Sebab, nilai-nilai kepramukaannya tercermin dalam kehidupan sehari-hari anak pertama dari empat bersaudara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadir dalam prosesi pemakaman Rizky antara lain teman-teman Rizky, perwakilan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Saihu. Rizky ditemukan meninggal dunia setelah 3 (tiga) hari tenggelam.
Seperti diketahui, Minggu (5/4) lalu, korban tengah mengikuti kegiatan Pramuka yang diselenggarakan SMP Negeri 7 Kayuringin, Kota Bekasi. Korban bersama 4 orang temannya menyeberangi Sungai Cikeas. Siswa menyebut, keempatnya menyeberangi sungai tersebut tanpa pengawalan dan bimbingan panitia.
Saat menyeberangi sungai, korban diduga tergelincir ke sungai. Korban kemudian terhanyut aliran sungai dan ditemukan pada Selasa pukul 08.00 WIB sekitar 100 meter dari lokasi di mana korban terhanyut saat menyeberangi Sungai Cikeas tersebut. Polsek Jatiasih sudah memeriksa 2 pembina Pramuka yang mengawasi kegiatan itu.
(aws/fdn)











































