Ridwan Kamil: Gandeng Hacker, Bandung akan Kembangkan Sistem Panic Button di HP

Ridwan Kamil: Gandeng Hacker, Bandung akan Kembangkan Sistem Panic Button di HP

- detikNews
Selasa, 07 Apr 2015 16:17 WIB
Jakarta - Kriminalitas tidak mengenal waktu dan tempat, sehingga siapa saja harus senantiasa berwaspada. Sadar akan hal itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berencana akan mengembangkan sistem Panic Button alias pemberi informasi telah terjadi tindakan berbahaya di suatu lokasi.

"Rencananya Bandung juga akan mengembangkan sistem‎ Panic Button. Jadi kalau terjadi begal, masyarakat bisa dengan menekan tombol icon aplikasi yang terhubung dengan Bandung Command Center melalui smartphone-nya," ujar pria yang kerap disapa Kang Emil ini di Kantor CSIS, Jl Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2015).

Nantinya, lanjut Kang Emil, ada aparat kepolisian yang berjaga-jaga di Command Center selama 24 jam. Sehingga, apabila terjadi pelaporan atau kejadian maka bisa langsung dengan cepat merespon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengatasi penyalahgunaan sistem Panic Button, Kang Emil memiliki cara tersendiri. "Tapi ya namanya Indonesia, pasti kan suka iseng jadi untuk mengantisipasinya setiap pengguna Panic Button harus‎ meregister nomornya dulu," sambungnya.

Sebagai bagian dari pengembangan sistem Bandung Smart City, pria kelahiran Bandung 4 Oktober itu juga akan menggandeng mahasiswa yang gemar atau memiliki bakat meretas berbagai situs. Tujuannya, untuk membantu mengembangkan sistem menjadi lebih optimal.

"Kita juga ingin‎ digitalisasi data dalam pelayanan public service ke masyarakat. Ada lebih dari‎ 150 aplikasi yang akan dibuat (Pemkot) Bandung, bekerjasama dengan mahasiswa-mahasiswa yang suka hacker (kan mereka) pintar-pintar dan yang lagi mengerjakan tugas akhirnya bisa ikut membantu," kata Kang Emil.

"Dengan kepadatan data yang dikumpulkan maka kita bisa meminimalisir kesalahan pelayanan," pungkasnya.

(aws/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini