"Pengembangan Bandung Smart City melalui roadmap tengah dijalankan dan itu menjadi keharusan untuk mengembangkan Bandung Metropolis melalui 5 langkah, yaitu meningkatkan infrastruktur, smart government, open government, media and data government serta technopolis," ujar pria yang biasa disapa Kang Emil itu di Kantor CSIS, Jl Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2015).
Dengan sistem itu, Emil berharap dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terbuka. Segudang wacana untuk mengembangkan sistem yang juga diterapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) di DKI pun telah disiapkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menggeser yang manual dan beralih ke paperless. Semua aktif dan bisa komplen melalui media online maupun laporan pengaduan. Peran SDM pun harus ditingkatkan. PNS harus gesit dan cepat, maka pelayanan akan lebih responsif," kata Emil.
Pria berlatar belakang arsitek itu juga hendak memasang WiFi di sejumlah taman di Kota Bandung, Jawa Barat. Tujuannya, agar dapat memudahkan akses warga dengan internet di sana.
"Ada lima ribu accsess point WiFi di Bandung yang berada di bus sekolah dan taman-taman yang ada di Bandung. Pernah saya mendapat email masuk berisi ucapan 'terimakasih Pak karena Bapak, skripsi saya selesai'. Saya kira itu mampu untuk mewakili ribuan mahasiswa yang fakir kuota," pungkasnya dengan tawa.
(aws/nwk)











































