"Seandainya Pilpres ulang dilakukan hari ini, publik lebih memilih Jokowi (45,8%) dibanding Prabowo (30,0%) untuk menjadi Presiden," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom.
Survei tersebut dilakukan pada tanggal 15 β 25 Maret 2015. Survei dilaksanakan di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebesar 1200 orang (margin of error sebesar Β± 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Pilpres dilakukan hari ini maka elektabilitas Jokowi mencapai 45,8%. Sedangkan Prabowo Subianto hanya tinggal 30%. Sementara itu 8,8 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab, 13,6 persen responden belum memutuskan dan masih ada 1,9% pemilih rahasia.
Demikian pula pemilih Jokowi-JK semakin jauh meninggalkan Prabowo-Hatta. Berikut data survei Indo Barometer:
Jokowi-JK: 46,3%
Prabowo-Hatta: 29,1%
Tidak tahu/tidak menjawab: 8,6%
Belum memutuskan: 14,2%
Rahasia: 1,9%
"Seandainya Pilpres ulang dilakukan hari ini, publik lebih memilih pasangan Jokowi- JK (46,3%) dibanding pasangan Prabowo-Hatta (29,1%) untuk menjadi pasangan Presiden β Wakil Presiden," kata Qodari.
Saat ini memang elektabilitas keduanya sudah tak terlalu dipantau masyarakat. Lalu apakah peta elektabilitas Jokowi vs Prabowo akan menjadi penting mendekati Pilpres 2019 kelak?
(van/try)











































