"Enggak lah. Itu kebijakan yang salah. Pabrik (yang) investasi di sini kasihan," kata Heru di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2015).
Menurut mantan Wali Kota Jakarta Utara itu tidak ada alasan yang tepat untuk menarik kepemilikan saham sebesar 26,25 persen dari PT Delta. Perusahaan itu sendiri merupakan produsen dari sejumlah merek bir ternama, salah satunya bir Angker serta memiliki lisensi atas Carlsberg, Stout dan San Miguel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan Heru, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dalam kesempatan terpisah juga enggan menarik saham yang dimiliki Pemprov. Sebab, menurutnya tidak ada yang salah dengan minuman beralkohol itu sendiri.
"Kita punya saham, kita lanjut saja. Bir salahnya di mana? Ada nggak orang mati gara-gara minum bir? Orang mati kan minum oplosan yang cap topi miring macam-macam, ada nggak orang minum bir yang mabok?" kata Ahok di Balai Kota DKI.
(aws/jor)










































