Dicecar Loyalis Ical, Yasonna Tetap Anggap Putusan Mahkamah Partai Final

Dicecar Loyalis Ical, Yasonna Tetap Anggap Putusan Mahkamah Partai Final

- detikNews
Senin, 06 Apr 2015 23:21 WIB
Dicecar Loyalis Ical, Yasonna Tetap Anggap Putusan Mahkamah Partai Final
Jakarta - Menkumham Yasonna Laoly saat rapat kerja dengan Komisi III DPR dicecar oleh para loyalis Aburizal Bakrie (Ical) terkait pengesahan kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono. Diserang dengan berbagai cibiran, Yasonna menanggapi pertanyaan dengan mengacu hasil putusan Mahkamah Partai Golkar.

Menurut Yasonna, putusan Mahkamah Partai Golkar bersifat mengikat dan sudah mengakomodatif untuk kedua kubu.

"Menurut saya dalam putusan itu akomodatif. Ini dikatakan untuk menghindar the winner takes all. Itu harus dihindari dengan catatan putusan ini tetap diakomodasi. Dikatakan dalam rekonsiliasi hingga 2016 dalam putusan ini," ujar Yasonna di ruang Komisi III, Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskannya putusan Mahkamah Partai memang bisa menimbulkan pandangan yang berbeda dan menjadi perdebatan. Namun, ia berpendapat jika empat hakim sudah memutuskan karena ikut menandatangani.

"Mengabulkan permohonan mengabulkan Munas Ancol secara selektif dan bisa mengakomodir Munas Bali. Demikian diputuskan oleh 4 majelis hakim dalam mahkamah partai," sebut Yasonna.

Dia menepis jika keputusannya dianggap lebih bermuatan politis. Ia menegaskan tak ada niatan terkait persoalan ini. Namun, perlu diingatkan putusan Mahkamah Partai Golkar harus menjadi final.

"Tidak ada niatan sama sekali dari saya. Harus kembali putusan ke MPG. Karena keduanya telah satu gerbong dalam saya tidak perlu jelaskan. Ini persoalan yang tidak mudah. Sangat sulit sekali," sebut mantan Anggota Komisi II DPR itu.

(hat/jor)


Berita Terkait