Pendaftaran Layanan Kerja Darurat di Banda Aceh Dimulai
Rabu, 09 Feb 2005 10:30 WIB
Jakarta - Proses pendaftaran layanan kerja darurat dimulai hari ini di Banda Aceh. Warga yang memiliki keahlian sebagai tukang kayu, bangunan, ledeng, listrik, ubin, cat dan sebagainya diundang untuk datang dan mendaftarkan diri.Hal ini akan diikuti dalam waktu dua minggu dengan pendaftaran ahli mekanik, sekretaris, pegawai senior, penterjemah, dan sebagainya.Demikian disampaikan dalam siaran pers bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Banda Aceh dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), Rabu (9/2/2005).Kedua lembaga tersebut mendirikan Layanan Kerja bagi Masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (LKMNAD) yang mulai beroperasi sejak 7 Februari 2005. Tujuannya untuk memfasilitasi akses kerja bagi mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana gempa bumi dan tsunami.Berlokasi di Pusat Pelatihan Kerja Banda Aceh, LKMNAD ini didanai UNDP dan diselenggarakan dengan bantuan teknis ILO. Tujuan dari Layanan Kerja ini untuk menciptakan dan mempertahankan pangkalan data (database) orang-orang dengan keterampilan yang tinggal di Provinsi NAD dan membutuhkan pekerjaan.Untuk membangun pangkalan data tersebut, LKMNAD telah memasang iklan melalui surat kabar, kamp-kamp, dan tempat pertemuan umum untuk mengundang kelompok masyarakat yang memiliki keahlian dan keterampilan untuk datang dan mendaftarkan diri ke LKMNAD.Menurut Kepala Penasihat Teknis ILO untuk LKMNAD Freddie Rousseau, selama proses pendaftaran, tingkat kemampuan serta kompetensi pelamar akan dites dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di BLK, untuk memastikan para pencari kerja yang direkomendasikan kepada sejumlah pencari kerja/pengusaha potensial memiliki keterampilan yang dibutuhkan."Kami pun akan merekrut pekerja untuk program padat karya pemerintah dan badan-badan lokal lainnya. Sejumlah kamp penampungan para pengungsi akan dikunjungi secara teratur untuk menjamin pelayanan kami pun tersedia bagi para pengungsi yang tidak mampu datang ke kantor kami," ujarnya.LKMNAD akan menyediakan bantuan bagi lembaga yang memerlukan staf yang berpengalaman dan memiliki kualifikasi. "Kami mendorong mereka untuk menghubungi kami, sehingga kami dapat memberikan bantuan. Para petugas layanan kerja kami pun akan mengatur pertemuan dengan lembaga-lembaga setempat untuk lebih jauh memperkenalkan LKMNAD dan pelayanan yang kami berikan," kata Rousseau.Ditambahkan dia, Layanan Kerja ini akan memasang iklan di surat kabar lokal setiap minggu dan menyambut baik setiap lembaga yang ingin berbagi biaya dan tempat pemasangan iklan ataupun meminta Layanan Kerja menangani rekrutmen atas nama mereka.Dengan menerapkan aktivitas-aktivitas di atas, Layanan Kerja diharapkan dapat menganalisis tren pasar kerja dan mengidentifikasikan kekurangan di pasar kerja. Untuk menangani kekurangan pekerja atau menyikapi kebutuhan tertentu dari pasar kerja, Layanan Kerja akan melakukan sejumlah pelatihan pengenalan atau keterampilan dasar dengan rentang waktu dua atau tiga minggu bertempat di BLK dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).Dua Pelatihan BisnisSelanjutnya, Layanan Kerja pun akan memberikan kesempatan untuk berusaha sendiri (self-employment). Tujuannya untuk pembangunan kapasitas dan membangun potensi dari calon atapun wirausahawan yang ada.Dua pelatihan ILO yang terbukti secara nasional dan internasional akan diterapkan adalah, pertama, Program Memulai dan Meningkatkan Usaha Anda (Start and Improve Your Business/ SIYB) akan dilaksanakan melalui lembaga-lembaga serta lembaga non-pemerintah (LSM) yang mengenai Aceh.Pelatihan untuk Pelatih pertama akan dilaksanakan pada 14 Februari 2005 selama 6 hari. Target sasaran dari pelatihan ini adalah perempuan dan laki-laki muda berusia hingga 28 tahun.Bagian dari dari proses pelatihan pun melibatkan kerja lapangan praktis yang, dalam hal ini, memerlukan peserta pelatihan untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan kursus Memulai Usaha Sendiri sehingga mereka dapat dievaluasi serta diberikan sertifikat "Program Memulai Usaha Sendiri" sesuai dengan kompetensi mereka.Kursus pertama SIYB bagi pengusaha perempuan yang berkemampuan akan dimulai pada 14 Februari 2005 di BLK. Kaum perempuan yang kehilangan suami dan anggota keluarga mereka perlu diberi bantuan khusus untuk membangun kembali kehidupan mereka dan kesempatan memperoleh pendapatan.Kedua, Program Mengetahui tentang Bisnis (Know About Business/KAB) ditargetkan pada pelajar SMK serta perempuan dan laki-laki muda yang mengikuti kursus jangka panjang di BLK. Pelatihan bagi Pelatih pertama untuk para guru SMK dan BLK akan dimulai pada 28 Februari 2005.
(sss/)











































