"Sebelum memulai pemaparan tim angket, kita saksikan dulu cuplikan video berikut," kata ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dalam paripurna di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakpus, Senin (6/4/2015).
Prasetio didampingi wakil ketua DPRD DKI yakni Abraham Lulung Lunggana, Ferial Sofyan dan M Taufik. Setelah itu, dari LCD dilayangkan beberapa berita online tentang Ahok dengan ucapan yang cukup kasar yakni 'bajingan' dan 'brengsek'. Sorakan anggota dewan dan staf dewan yang duduk di atas tribun ruang paripurna terdengar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya saja saat βAhok bertemu buruh yang menggugat UMP, saat bertemu dengan pengacara warga dan marah hingga menggebrak kap mobilnya, hingga saat rapat dengan para bawahannya.
Sorak-sorakan dan tepuk tangan lagi-lagi terdengar memenuhi ruangan. Terlebih saat cuplikan video Ahok menyebut 'bahasa toilet' dalam sebuah wawancara dengan TV nasional.
Rapat ini diagendakan mendengar penjelasan tim angket atas hasil investigasi dugaan pelanggaran yang dilakukan Ahok dalam pembahasan APBD DKI 2015. Saat ini rapat masih sementara berlangsung dan dihadiri oileh 74 orang dari 106 anggota DPRD.
(bil/fjp)











































