Komjen Badrodin Beri Sinyal WNI yang ke Suriah dan Berperang Tak Akan Diterima di RI

Komjen Badrodin Beri Sinyal WNI yang ke Suriah dan Berperang Tak Akan Diterima di RI

- detikNews
Senin, 06 Apr 2015 16:15 WIB
Komjen Badrodin Beri Sinyal WNI yang ke Suriah dan Berperang Tak Akan Diterima di RI
Jakarta - Wakapolri Komjen Badrodin Haiti memberi sinyal soal nasib WNI yang pergi ke Suriah dan berperang. Mereka tak akan bisa lagi pulang ke Indonesia.

"Kalau dia angkat senjata ke sana, kita bisa lakukan penangkalan di sana. Artinya dia nggak bisa balik, misalnya seperti Abu Jandal itu, Salim Mubarok Attamimi, itu kan kita sudah bisa lakukan penangkalan ke Imigrasi," jelas Badrodin di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (6/4/2015).

Abu Jandal dan Salim Mubarok diketahui sebagai WNI dan pergi ke Suriah berperang dengan ISIS. Untuk Salim Mubarok, dia diketahui sebagai warga Pasuruan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya kalau dia tidak melakukan kegiatan bersenjata di sana, di sini bisa saja kita tangkap ya tapi kalau tidak ada melanggar hukum kita lepaskan," tambah dia.

Badrodin dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko bertemu Jokowi di Istana. Badrodin menegaskan dalam pertemuan dengan Jokowi, dia melaporkan perkembangan terakhir.

"Hanya laporkan situasi terakhir, kita hanya lapor yang terkait. Palu kemudian, terus beliau soal operasi kegiatannya," tambahnya.

"Bahas situasi yang umum, saya melaporkan kasus yang hari Jumat lalu, anggota Polri di Polda Sulteng dan juga Densus 88 berhasil menangkap kelompok Santoso, salah satu pimpinannya yang diduga Daeng Koro," tambah dia.

(mpr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads