"Kami masih melakukan upaya evakuasi terhadap WNI di Aden. Pihak KBRI sendiri telah menghubungi anyarullah," ujar Kasatgas Tim Percepatan Evakuasi WNI di Yaman dari Polri Kombes Pol Krishna Murti yang juga berada di Yaman kepada detikcom, Senin (6/4/2015).
Pertempuran di Aden membuat warga tidak bisa keluar rumah. Sementara kelompok Houthi juga masih menguasai wilayah Sanaa dan masih rawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara sarana transportasi yang memungkinkan untuk proses evakuasi melalui jalur darat. "Pendaratan di Yaman tidak ada opsi, salah satu opsi adalah melalui Pakistan," tuturnya.
Informasi terakhir, Bandar Udara Internasional Seiyun, Tarim sudah tidak berroperasi dalam beberapa waktu karena konflik ini. Sementara bandara juga tidak dijaga petugas.
Yaman tak pernah berhasil mencapai stabilitas sejak presiden Ali Abdullah Saleh mundur pada awal tahun 2012, setelah pergolakan berdarah yang berlangsung setahun. Keadaan kian buruk pada September 2014 lalu, ketika milisi Houthi merebut kendali atas ibukota Sanaa dan mulai bergerak masuk ke wilayah-wilayah Sunni.
(mei/slm)











































