Hari ke-4, Mahasiswa UIN yang Hilang di Gunung Sindoro Belum Ditemukan

Hari ke-4, Mahasiswa UIN yang Hilang di Gunung Sindoro Belum Ditemukan

- detikNews
Senin, 06 Apr 2015 14:58 WIB
Hari ke-4, Mahasiswa UIN yang Hilang di Gunung Sindoro Belum Ditemukan
Yogyakarta - Tim SAR gabungan hingga hari keempat ini masih melakukan pencarian terhadap Zaenuri Ahmad (20) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta yang hilang di Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Fokus pencarian masih di kawasan Watu Tatah atau kawasan vegetasi yang ada bunga Edelwis. Selain itu Tim SAR juga melakukan pencarian di lembah atau hulu sungai di kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi di Pos Kledung, Zaenuri berangkat bersama enam rekannya dari jalur pendakian Kledung. Mereka berangkat bersama enam rekannya dari base camp Kledung, Kamis (2/4) pagi pukul 05.30 WIB. Enam orang temannya yakni Agus M. Irsad, M. Sayfidin, Ridlan Hidayah Prawiti, M. Adlansyah, Bekti Salahuddin dan M. Naufa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka bertujuh saat mendaki sempat beristirahat di sekitar Watu Tatah pada pukul 12.30 WIB. Dari base camp hingga kawasan Watu Tatah sekitar 2 jam perjalanan dari puncak Gunung Sindoro. Dari tempat itu, mereka kemudian terpecah. Dua orang rekan Zaenuri memutuskan beristirahat di tempat itu. Zaenuri bersama empat rekannya melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun kelimanya juga terpisahkan jarak yang jauh antara pendaki satu dengan lainnya.

"Belum ada hasil untuk pencarian hari ini atau di hari ke empat," ungkap Basori, Ketua Pecinta Alam Gunung Sindoro dari Grasindo melalui pesan singkatnya, Senin (6/4/2015).

Sementara itu Kepala Seksi Penanganan Darurat dan Logistik, BPBD Temanggung, Eko Suprapto menambahkan pencarian oleh tim SAR gabungan terus dilakukan pada hari ini. Beberapa relawan baik dari Yogyakarta dan Jawa Tengah sudah membantu melakukan penyisiran di lokasi atau tempat kontak terakhir Zaenuri dengan teman-temannya.

"Kendalanya hanya cuaca yang cepat berubah di kawasan Sindoro, medan terjal dan rumput yang tinggi di kawasan vegetasi," kata Eko.

(bgs/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads