"Kami telah membentuk posko atau safe house untuk menampung para pelajar/mahasiswa yang akan dievakuasi dan membantu Tim Relawan Evakuasi yang bekerja sama dengan Tim dari Jakarta untuk mempercepat proses evakuasi," jelas Kasatgas Tim Percepatan Evakuasi WNI di Yaman dari Polri Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Senin (6/4/2015).
Tim Relawan Percepatan Evakuasi ini digawangi oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hadhramaut yang beralamat di Flat Muladawilah No 1 di daerah Aidit, Tarim. Relawan bertugas untuk menerima pendaftaran evakuasi dan melakukan proses evakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, tim juga terus mengimbau para pelajar/mahasiswa agar mau diievakuasi ke Indonesia. Di samping itu, para WNI juga diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi dan menyikapinya dengan bijak.
Sebab, beberapa daerah yang sebelumnya tidak terimbas konflik pada kenyataannya menjadi memanas dalam waktu cukup singkat, seperti di Aden dan Mukalla. Sehingga tim juga harus mempertimbangkan jalur evakuasi yang aman bagi para WNI ini.
β"Opsi yang paling memungkinkan adalah jalur darat Tarim-Salalah dengan menggunakan bus," ucapnya.
(mei/slm)










































