SMU Swasta di Makassar Tolak UN

SMU Swasta di Makassar Tolak UN

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2005 21:25 WIB
Makassar - Rencana pelaksanaan Ujian Nasional (UN) kembali mendapat sorotan dari para pendidik di Makassar. Kali ini diprotes oleh sejumlah kepala sekolah SMU swasta di Makassar yang tergabung dalam Badan Kerjasama Kepala SMU (Bakerlasta)."Sejumlah sekolah swasta menolak penerapan UN karena standar kelulusan 4,25 belum mampu dicapai oleh selurh siswa-siswi kami," ujar Ketua Bakerlasta Kota Makassar drs Fatahuddin saat dengar pendapat dengan DPRD Makassar, Selasa (8/2/2005).Menurut dia, belum saatnya UN diberlakukan. Sebab kualitas pendidikan di kota Makassar dinilai masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan minimnya jumlah kelulusan siswa-siswi yang mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) pada 2004 lalu dengan standar nilai kelulusan sekitar 4,01. "Tahun lalu saja dengan standar 4,01 banyak yang tidak lulus, apalagi sekarang," tukasnya.Penerapan UN, lanjut Fatahuddin, lebih mengutamakan pada kognitif saja. Kesannya seolah-olah para siswa diajarkan bagaimana caranya lulus dengan angka yang baik, mendapatkan ijzaah, namun tanpa dibekali keterampilan. "Ini mengajarkan anak didik tahunya hanya lulus, tapi tidak punya keterampilan," ucapnya.Sekretaris Komisi C DPRD Makassar Syamsu Niang juga mengganggap penerapan UN kurang efektif. UN dinilainya terfokus pada pengembangan kognitif saja.Bahkan Syamsu menilai ujian akhir sekolah yang dilakukan masing-masing sekolah lebih baik dari UN. Sebab guru yang memberikan nilai. Jadi selain melihat dari prestasi intelijensi siswa, juga akan melihat dari sisi perilaku dan keterampilan para siswa tersebut.Jika jadi diterapkan, UN di Makassar tahun ini akan diikuti oleh 2.055 siswa SD, 18.970 siswa SMP, serta 19.880 siswa dari SMU dan kejuruan. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads