Penderita Demam Berdarah di Padang Terus Meningkat
Selasa, 08 Feb 2005 18:41 WIB
Padang - Penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terus mengalami peningkatan. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, sejauh ini sudah 88 (delapan puluh delapan) warga kota dinyatakan terkena penyakit tersebut dan satu diantaranya sudah meninggal dunia Jumat malam lalu (4/2/2005).Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Hasril Saoes, mengatakan peningkatan penderita demam berdarah di awal tahun 2005 ini cukup mengejutkan. “Berdasarkan data yang kita himpun dari rumah sakit , setiap harinya sekitar 5 (lima) hingga 8 (delapan) penderita demam berdarah masuk RS dan dirawat,” ujarnya ketika ditemui detikcom di kantornya, Jl. Diponegoro, Padang, Selasa (8/2/2004).Dikatakan Hasril, pada bulan yang sama di tahun 2004 tercatat hanya 39 warga yang terkena demam berdarah. Sementara, selama tahun 2004, total penderita demam berdarah yang berhasil didata sebanyak 519 orang dan tujuh orang diantaranya meninggal dunia.“Sejumlah tempat di kota Padang merupakan daerah endemik penyebaran penyakit ini. Kita minta agar warga terus waspada dan membiasakan hidup bersih sehingga dapat mengurangi resiko terkena DB. Harus diingat, penyakit ini tidak hanya menyerang warga yang tinggal di kawasan kumuh saja. Namun, juga warga yang tinggal di tempat-tempat elit. Jadi, bila ada indikasi anggota keluarga kita yang terkena DB cepat bawa ke rumah sakit,” terang Hasril. Dikatakan Hasril, pihaknya akan terus melakukan fooging di kelurahan-kelurahan yang dianggap rawan penyebaran DB. “Pengasapan hanya untuk meminimalisir penyebaran DB. Agar perang terhadap penyakit ini bisa berhasil, seluruh masyarakat harus waspada dan selalu memperdulikan kebersihan lingkungan,” demikian Hasril Saoes.
(jon/)











































