Bom Lontong Hingga Senjata Api Disita Densus dari Kelompok Daeng Koro

Bom Lontong Hingga Senjata Api Disita Densus dari Kelompok Daeng Koro

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 05 Apr 2015 13:24 WIB
Bom Lontong Hingga Senjata Api Disita Densus dari Kelompok Daeng Koro
Wakapolri Komjen Badrodin Haiti mengecek Barang Bukti di Poso (Andry/detikcom)
Jakarta - Tim Densus 88 Polri bersama Polda Sulawesi Tengah berhasil menyergap kelompok teroris pimpinan Daeng Koro di Gunung Sakinah Jaya, Jumat (3/4) lalu. Dalam penyergapan yang diakhiri dengan tewasnya Daeng Koro ini, tim juga menyita barang bukti seperti bom lontong hingga senjata api laras panjang.

"Dari 1 orang terduga kelompok teroris yang diduga Daeng Koro, petugas berhasil mengamankan bom lontong, 2 pucuk senjata api M 16 dan 1 pucuk senpi laras panjang rakitan beserta ratusan amunisi, GPS, 2 buah handphone dan peta Sulawesi," jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto kepada detikcom, Minggu (5/4/2015).

Daeng Koro tewas dalam penyergapan tim Densus dan Polda Sulteng di Pegunungan Sakinah Jaya, Jumat (3/4) lalu. Penyergapan ini berawal dari informasi intelijen yang mendapatkan informasi adanya 6 orang kelompok bersenjata yang menyandera masyarakat setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kelompok tersebut menahan seorang wanita di pondok untuk meminta dimasakkan nasi," imbuh Rikwanto.

Pada pukul 13.00 WITA, Kapolres Parigi menuju ke TKP dengan melibatkan kekuatan 1 pleton gabungan dari Reserse, Intelkam dan Sabhara bersama tim Densus 88 Polri. Satu setengah jam tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pengintaian.

"Dari hasil pengintaian ditemukan kurang lebih 10 orang kelompok teroris dengan memegang senjata," ungkapnya.

Tim kemudian langsung melakukan penyergapan terhadap kelompok bersenjata terjsebut. Kelompok teroris pun melakukan perlawanan hingga akhirnya baku tembak pun terjadi selama kurang lebih 1 jam.

Dalam kontak senjata itu, seorang terduga teroris yang diduga kuat Daeng Koro, tewas di lokasi. Setelah lokasi clear, petugas melakukan pemeriksaan dan ditemukan sejumlah barang bukti tersebut.

(mei/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads