Massa menyebut pembuhunan anjing untuk dijadikan makanan merupakan bentuk kekejaman. Cara membunuhan anjing sebelum di masak juga dianggap sangat brutal.
"Dalam proses menjadikan anjing sebagai santapan juga terjadi kekejaman terhadap anjing. Konsumsi anjing untuk santapan masih cukup tinggi,"kata korlap aksi Angelina Pane di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rabies akan menyebar ke wilayah-wilayah yang telah dinyatakan bebas rabies," katanya.
Menurut para aktivis AFJ ini perburuan hewan anjing untuk dijadikan santapan sangat berbahaya. Pasalnya perdagangan anjing untuk konsumsi manusia menjadi salah satu penyebab terbesar penyebaran rabies.
Dalam aksinya, mereka membawa boneka potongan kepala anjing dan boneka anjing lainya. Ada juga yang membawa hewan anjing peliharaannya serta membawa poster bertuliskan 'Jogja Menolak Sengsu.' Sengsu merupakan kepanjangan dari tongseng asu (tongseng anjing). Aksi diawali dari jalan Malioboro Yogya kemudian longmarch menuju titik nol kilometer Yogyakarta.
(slm/gah)











































