Cara ini sengaja dilakukan AKBP Audy agar bisa mengajak bicara pria yang mengaku bernama Rizal tersebut.
"Saya koordinasi dengan anak buah saya, Ini bahaya karena dia ancam melompat dari semalam. Nah, makanya saya tidak mengenakan seragam dinas. Kalau seperti itu curiga, dia nggak mau diajak bicara," kata Audy saat ditemui wartawan di bawah JPO Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus saya ajak bicara. Saya cerita sama dia kalau kebetulan lewat habis lari pagi. Saya prihatin ingin ajak ngobrol dan makanya naik," kata perwira polisi yang mengenakan singlet, celana pendek serta sepatu joging itu.
Setelah berhasil mengajak ngobrol, akhirnya Audy bersama salah seorang petugas 'mengamankan' pria tersebut. Meski melawan, pria itu bisa dievakuasi dan kemudian diikat untuk dibawa ke Polsek Setia Budi
"Dia ngakunya Rizal namanya. Dari Bangka Belitung. Kayaknya diduga stres. Untuk sementara kami bawa ke Polsek Setia Budi dulu. Karena ini wilayah kami ya," sebutnya.
Karena aksinya ini, kaki kiri bagian depan Audy terkena paku dan mengeluarkan darah. Luka tersebut saat menahan tubuh pria itu yang coba memaksa turun ke dari atas JPO Semanggi.
(hat/slm)










































