"Tidak ada masalah. Yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan 11 orang dan melakukan olah TKP di rumah," kata Wakapolres Depok AKBP AKBP Irwan Anwar saat dihubungi Jumat (3/4/2015) malam.
Mengenai ada tidaknya sidik jari Akseyna di dalam surat tersebut, Irwan Anwar tak mau berkomentar lebih lanjut. Menurutnya hal itu sudah masuk ke dalam materi penyidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat yang disebut-sebut sebagai wasiat terakhir Ace bertuliskan: will not return for please don't search for existence my apologies for everything eternally. Polisi Depok yang menangani kasus ini menyebut, berdasarkan keterangan saksi-saksi tulisan itu adalah tulisan Ace, demikian juga tanda tangannya. Meski demikian, polisi juga belum bisa menyimpulkan sebab kematian Ace, bunuh diri atau dibunuh.
"Kalau tidak mampu, jangan dipaksakan, diarahkan disimpulakan kalau anak saya bunuh diri, ini aneh. Siapa yang bisa menjamin kalau itu tulisan Ace? Hanya Ace yang tahu kan," kata Mardoto.
Seperti diketahui, Ace ditemukan tewas tenggelam di Danau UI. Saat ditemukan tewas tenggelam di Danau UI, jenazah Ace menggendong tas berisi konblok dan kerikil. Tak ada luka sama sekali di tubuh Ace. Hal itu kemudian menjadi misteri, apakah Akseyna tewas karena bunuh diri atau dibunuh.
(fjp/fjp)











































