Akseyna Ahad Dori (18), mahasiswa jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) ditemukan meninggal tenggelam di Danau Kenanga samping Balairung UI Kamis (26/3/2015) pagi hari. Polisi masih menyelidiki kasus kematian Akseyna, salah satunya dengan mencari motor korban yang hilang.
"Korban memiliki motor, nah itu yang masuk dalam penyelidikan Polri. Karena sampai hari ini keberadaan kendaraan korban belum diketahui apakah telah dijual atau dicuri atau hilang atau bahkan mungkin ada di dalam danau tersebut," kata Wakapolres Depok AKBP Irwan Anwar di Polres Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Kamis (2/4/2015).
Polisi sudah mengambil langkah untuk melakukan pemblokiran ke Samsat. Hal ini untuk mengetahui keberadaan motor tersebut apakah masih digunakan atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu polisi juga tengah menyelidiki apakah korban bisa berenang. Mengingat kedalaman danau lokasi tenggelamnya korban adalah 9 sampai 10 meter.
"Kami masih mendalami apakah korban pandai berenang atu tidak," ucap Irwan.
Akseyna meninggal tenggelam di Danau Balairung UI. Belum diketahui apakah Akseyna meninggal bunuh diri atau dibunuh. Polisi masih terus menyelidiki kasus ini.
Hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan pesan yang ditinggalkan Akseyna sebelum meninggal. Pesan itu ditulis di secarik kertas yang ditempel di dinding di kamar kosnya.
Pesan tersebut dituliskan dalam berbahasa Inggris "will not return for please dont search for existence my apologres for everyting eternally".
(slm/gah)











































