Warga Juga Terganggu Bau Menyengat dari Home Industry Nata De Coco

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2015 14:47 WIB
Home Industry nata de coco yang disegel di Sleman. (Bagus Kurniawan/detikcom)
Yogyakarta - Warga sekitar lokasi pembuatan nata de coco di Dusun Sembuh Lor Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Sleman merasa terganggu dengan pencemaran dari limbah pabrik tersebut. Limbah pabrik yang mengolah buah kelapa menjadi sari kelapa atau nata de coco itu menimbulkan bau tak sedap di sekitarnya.

Beberapa warga terutama yang ada di belakang bekas SD Semarang III yang menjadi home industry itu mengaku mengeluhkan bau limbah produksi nata de coco yang menggunakan campuran pupuk ZA itu. Bau tidak sedap sering tercium hingga jarak 30-an meter dari lokasi.

Pemilik pabrik Danang Eko Haryanto menyewa tempat tersebut selama setahun. Pada bulan April 2015 ini masa kontrak sudah akan habis. Warga sekitar merasa keberatan bila akan dilakukan perpanjangan.

"Warga merasa keberatan bila tempat ini akan diperpanjang untuk pabrik karena bau limbah yang menyengat," kata Ketua RT 4/RW 6 Dusun Sembuh Lor, Supardimin, Kamis (2/4/2015).

Menurut dia, setelah didatangi polisi pada hari Selasa (31/3) lokasi pabrik langsung ditutup. Pabrik sejak hari Rabu kemarin sudah tidak beroperasi.

"Langsung ditutup oleh polisi," katanya.


(bgs/rul)