Polres Sleman Masih Tutup Home Industry Nata De Coco Berbahan Pupuk ZA

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2015 14:35 WIB
Home Industry nata de coco yang disegel di Sleman. (Bagus Kurniawan/detikcom)
Yogyakarta - Polisi masih melakukan penyelidikan dalam kasus home industry nata de coco atau sari kelapa yang menggunakan campuran pupuk ZA di Sleman, Yogyakarta. Polisi juga menyegel lokasi yang digunakan pabrik tersebut.

Berdasarkan pantauan, Kamis (2/4/2015) di Dusun Sembuh Lor, Desa Sidomulyo Kecamatan Godean, pintu masuk telah ditutup dengan seng dan dipasang garis polisi. Demikian pula ruangan yang dulunya bekas SD Negeri Semarang III itu juga ditutup dan dipasang garis polisi.

Lokasi home industry tersebut berada tidak jauh dari Balai Desa Sidomulyo dan berada di jalan desa yang menghubungkan antara wilayah Gamping Sleman, Sedayu Bantul dan Godean Sleman. Di sebelah Barat hanya dibatasi persawahan, di sebelah Timur adalah jalan Dusun Pirak Bulus. Sedangkan di belakang gedung sekolah yang digunakan home industry itu adalah permukiman warga.

Tidak ada lagi aktivitas produksi nata de coco yang sebelumnya disetorkan ke sebuah pabrik makanan atau minuman olahan di Jawa Barat. Pemilik Danang Eko Haryanto tidak bisa ditemui dan masih menjalani pemeriksaan di Polres Sleman.

"Pemeriksaan belum selesai. Hasil lab juga belum selesai. Kami juga masih meminta keterangan beberapa saksi termasuk saksi ahli terutama yang mengenai produk makanan olahan," kata Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnain melalui pesan singkatnya.


(bgs/rul)