MLB PPP Sulit Untuk Dicegah

Wawancara Usamah Hisyam

MLB PPP Sulit Untuk Dicegah

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2005 16:08 WIB
Jakarta - Desakan agar PPP segera menggelar Musyawarah Luar Biasa (MLB) sulit dicegah. Tentangan Pengurus Harian Pusat (PHP) DPP PPP justru semakin memicu niatan untuk menggolkan MLB itu.Demikian disampaikan Ketua Forum Silaturahmi Nasional (Silatnas) PPP, Usamah Hisyam, dalam perbicangannya dengan detikcom, melalui telepon. Silatnas yang akan digelar tanggal 25-27 Februari 2005 ini akan membahas sejumlah agenda, salah satunya pelaksanaan MLB PPP.Sedikit mengenai Usamah Hisyam, kader muda PPP ini adalah seorang mantan wartawan Media Indonesia. Dia juga dikenal sebagai penulis biografi sejumlah tokoh. Hasil karyanya yang konon laku keras adalah 'SBY Sang Demokrat', sebuah buku mengenai biografi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Selain menulis biografi SBY, Usamah memang dikenal dekat dengan kubu presiden keenam RI tersebut. Di masa kampanye pemilihan presiden RI, Usamah menjabat sebagai koordinator media center kubu SBY.Berikut petikan lengkap perbincangan Usamah Hisyam dan detikcom:Seberapa penting forum Silatnas?Amat sangat penting. Hal ini mengingat suara PPP dalam pemilu lalu merosot tajam. Akibatnya pemilu 2004 adalah hasil pemilu terburuk selama 32 tahun. Pada era Orde Baru pada tahun 1987, suara PPP sebesar 15,4 persen, kemarin hanya 8,2 persen. Ini adalah hasil yang terburuk yang pernah dialami oleh PPP. Alasan lainnya, kita ingin mendengar pandangan dari daerah.Apa saja agenda Silatnas?Ada 4. Pertama, penggalangan dana kader PPP peduli Aceh. Dana yangterkumpul nanti akan diserahkan kepada pengurus PPP dari NAD. Kedua, kita mendengarkan pandangan dari para praktisi politik tentang situasi dan kondisi PPP di masyarakat, khususnya masyarakat umat Islam. Dalam diskusi juga akan membahas peluang dan tantangan bagi PPP menuju pemilu 2009.Ketiga, kita akan mendengarkan pandangan dari para senior dan ulama P3 mengenai bagaimana membangun masa depan PPP dan bagaimana menjadikan PPP agar dapat membangun spirit ke-Islaman yang nantinya akan digunakan sebagai landasan perjuangan PPP. Keempat, mendengarkan pandangan peserta Silatnas, setelah itu akan ada rekomendasi.Ada berapa macam rekomendasi?Ada 2 macam rekomendasi, pertama masalah internal partai, yaitu tentang konsolidasi internal partai. Kedua, rekomendasi eksternal yaitu situasi kondisi poleksosbud nasional serta rehabilitasi NAD. Ini semua dikemas dalam revitalisasi dan optimalisasi peran politk PPP sebagai alat perjuangan umat. Tetapi justru inilah yang dilarang oleh PHP DPP PPP, padahal ini sangat bagus dan sangat baik sekali kontribusinya bagi PPP sendiri.Berapa orang yang menyatakan akan hadir?Panitia sudah mengundang 1.200 orang dari 420 kabupaten/kota, DPW dan DPC. Insya Allah akan hadir semua. Kita mengundang mereka secara pribadi karena ini adalah forum silarturahmi, jadi akan adalah lebih baik secara pribadi. Dan hasil Silatnas ini nantinya akan diteruskan mereka yang datang secara kelembagaan di daerahnya masing-masing.PHP DPP PPP bilang Silatnas tidak ada dalam AD/ART?Silatnas ini tidak perlu diatur dalam AD/ART, karena hak setiap kader partai untuk melakukan silaturahmi. Justru ini yang menjadi aneh, ironis. Jadi ini menunjukkan sebagian besar arogansi dari PHP PPP. Sikap arogan ini yang menyebabkan kekalahan PPP sejak beberapa waktu lalu.Ancaman pemecatan oleh PHP DPP PPP?Itu ironis. Dua kali pemilu PPP tidak mampu menambah satu suara sajajustru malah kehilangan suara, sekarang kader mau mengadakan perbaikan justru akan dipecat. Pola pikir macam apa ini tidak ada dasar hukumnya, karena ini (Silatnas) jelas-jelas tidak melanggar ad/art. Sekali lagi, bahwa penyelenggaraaan Silatnas ini tidak memaksakan, ini hak secara pribadi setiap kader. Sekarang tinggal sejarah saja yang akan mencatat, siapa kader dinamis yang menjadi motor gerakan perubahan dan siapa pula yang status quo.Akan melakukan perlawanan hukum?Bila pada akhirnya nanti mereka melakukan pemecatan, kami akanmenuntut ke pengadilan. Kalau memang PHP mengambil langkah untuk memecat kadernya, ini sangat ironis. Wong menambah satu kader saja tidak mampu, masa kader yang benar-benar akan meningkatkan partai akan dipecat. Sebab itu sebagian besar PHP PPP itu perlu direformasi. Ini gambarannya mirip seperti apa yang terjadi pada Fahmi Idris dan kawan-kawan dalam menghadapi Partai Golkar.Mungkinkan kelompok pro MLB membuat partai baru?Sikap arogan ini juga yang menyebabkan terbentuknya PBR (Partai Bintang Reforamsi). Tapi Insya Allah, kita (pro MLB) tidak akan membentuk partai yang lain. Kita akan tetap konsisten di dalam P3.Apa benar Silatnas akan bermuara ke MLB?Tergantung wacana yang berkembang dari peserta yang berasal dari berbagaidaerah. Kalau ternyata prioritas peserta mengehendaki solusi untuk revitalisasi PPP adalah MLB, maka mereka akan mengeluarkan sikap khusus dan bisa disalurkan melalui mekanisme kepartaian.Mengapa harus MLB?Karena kalau arahnya tidak ke sana maka perubahan PPP baru akandilakukan pada 2007 nanti. Hal itu akan menyebabkan PPP lambat melakukan konsolidasi. Sebab itu juga silaturahmi ini bisa dikatakan juga dalam rangka mensukseskan PPP pada pemilu 2009.Bagaimana dengan siklus regenerasi di PPP?Menurut pandangan kita seharusnya selambat-lambatnya adalah setahun setelah pemilu. Jika Muktamar diadakan pada 2007 nanti akan mengakibatkan waktu yang amat singkat untuk menghadapi pemilu 2009, yakni hanya 2 tahun. Sementara partai lain saat ini sudah melakukan konsoliadsi-konsolidasi, serta sudah melakukan berbagai persiapan setahun setelah pemilu jadi siklus regenerasinya harus dipertanyakan.Intinya?PPP harus direformasi. Pertama, regenerasi kepemimpinan. Kedua kepengurusan serta sumber daya manusianya. Jadi kepemimpinan dan kepengurusan sangat berpengaruh pada sumberdaya manusianya. Ketiga, revitalisasi program dan kinerja. Keempat komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan partai.Yang terjadi saat ini?Sekarang ini pemahaman terhadap nilai-nilai perjuangan partai minim dan pudar. Keadaan ini timbul karena pengaruh pragmatisme dalam mengambil keputusan partai yang ternyata lebih diwarnai oleh kepentingan pribadi dan kelompok. Ini sering sekali terjadi dalam setiap pengambilan keputusan di partai, dan sebagian besar keputusan ini diputuskan dalam kepengurusan saat ini.Jadi Hamzah Haz gagal memimpin PPP?Memang kepemimpinan PPP itu kolektif, tetapi sebagai partai tentu ada nahkoda. Kegagalan tadi memang sulit dipisahkan dari berbagai kebijakan yang ditempuh oleh trio Hamzah, Ali Marwan dan Yunus Yosfiah. Keadaan ini akhirnya kurang memberikan ruang dialog kepada fungsionaris partai, sehingga proses pengambilan keputusan itu bersifat top down atau kurang aspiratif. Ini terjadi sejak pemilu sebelumnya, 1999 dan 2004.Tiga menteri PPP di kabinet SBY bukan suatu keberhasilan?Tidak ada kaitannya, karena dari ketiga menteri itu yang diajukan PPP hanyaPak Suryadharma Ali. Sedangkan yang dua lainnya hasil perjuangan mereka masing-masing secara individu, bukan karena PPP.Jika model kepengurusan saat ini dipertahankan, bagaimana nasib PPP pada pemilu 2009?Sulit. Kami sangat sangsi kalau tidak melakukan konsolidasi (secepatnya) dan Muktamar dilakukan pada tahun 2007. Saya yakin sekali PPP akan sulit mencapai electoral threshold. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads