Pemerintah Iran Ingin Selesaikan Masalah dengan AS
Selasa, 08 Feb 2005 16:03 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran sebenarnya ingin menyelesaikan pertentangan dengan Amerika Serikat yang telah berlangsung lama. Namun diingatkan bahwa serangan militer AS tidak akan menghancurkan seluruh fasilitas nuklir Iran.Demikian disampaikan pimpinan negosiator nuklir Iran, Hasan Rowhani seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Selasa (8/2/2005).Ketegangan dalam hubungan AS dan Iran kian meningkat belakangan ini. Pekan lalu, Presiden AS George W Bush menuding Iran sebagai "negara pendukung utama teror se-dunia.""Kami tidak mencari ketegangan dengan Amerika Serikat," tukas Rowhani. "Kami tengah mengupayakan untuk menyelesaikan masalah-masalah kami dengan Amerika namun Amerika-lah yang tidak ingin agar masalah itu diselesaikan," imbuhnya.Ditegaskan petinggi Iran itu bahwa tidak ada masalah di dunia yang tidak bisa diselesaikan. "Tidak ada masalah di dunia saat ini yang tidak bisa diselesaikan," tandas Rowhani, yang memegang jabatan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, lembaga berbengaruh Iran.Washington menuding bahwa Iran secara diam-diam menggunakan program nuklirnya untuk membangun senjata bom nuklir. Teheran membantah tuduhan tersebut. Ditegaskan bahwa aktivitas nuklirnya semata-mata ditujukan untuk menghasilkan energi listrik bagi kepentingan sipil.Sebelumnya pejabat-pejabat tinggi AS, seperti Wakil Presiden (Wapres) Dick Cheney dan Menteri Pertahanan (Menhan) Donald Rumsfeld menegaskan bahwa Iran tidak masuk dalam agenda militer AS saat ini.Hal senada juga telah disampaikan Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice. Namun beberapa waktu lalu, Presiden George W Bush mengatakan bahwa dirinya tidak mengesampingkan opsi serangan militer atas Iran.
(ita/)











































