Namun, Anggota Komisi III DPR (FPDIP), Masinton Pasaribu menduga kaburnya 10 tahanan dari rutan BNN ada bantuan dari orang dalam rutan. Sehingga, pihak BNN dan Polri perlu segera melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.
"Pasti ada permainan sama orang dalam, harus tim investigasi bersama, bisa dari unsur DPR, BNN, Polri, Kumham, dan juga tokoh masyarakat. Itu untuk mengurai kejadian pembobolan," ujar Masinton di Kantor BNN di jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak berbeda, anggota komisi III DPR Wenny Warouw (F-Partai Gerindra) juga menilai adanya bantuan orang dalam pada proses kaburnya 10 tahanan. Hal itu lantaran tahanan kabur dengan cara bergerombol.
"Feeling saya sih ada orang dalam, apalagi mereka bergerombol dan pengamanan di dalam lapis 3," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BNN Komjen Anang Iskandar menegaskan akan menindak apabila dalam proses investigasi ditemukan bantuan orang dalam. " Kita tindak, selama itu personel BNN," tegas Anang.
(tfn/kha)











































