"Kami imbau kepada teman-teman yang kemarin salah jalan, kembali ke jalan yang benar membesarkan partai Golkar. Termasuk kaum ISIS, ikut sana ikut sini," kata Bambang Soesatyo sedikit kelakar di ruang pimpinan Fraksi Golkar gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/4/2015).
Tiga kelompok yang muncul di internal Golkar pasca mencuat dualisme kepengurusan adalah kader yang pro Munas Bali (Aburizal Bakrie), pro Munas Ancol (Agung Laksono), dan yang tak memihak keduanya atau berada di keduanya. Yang terakhir itu yang disebut Bamsoet sebagai ISIS (Ikut Sana Ikut Sini).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ketua Fraksi Ade Komaruddin berharap kubu Agung Laksono mentaati putusan sela PTUN, sebagaimana telah disepakati dalam rapat mediasi yang dipimpin Fadli Zon.
"Pihak Ancol dan pihak Bali adalah kelurga besar Partai Golkar, persatuan keduanya sangat dinantikan oleh rakyat Indonesia," ucap Ade.
"Partai Golkar adalah aset nasional, partai Golkar selalu memenangkan juara 1 atau 2 setiap Pileg, artinya sumbangsih Partai Golkar kepada bangsa sangat besar. Maka kita jaga agar Partai Golkar utuh kembali," imbuhnya.
(iqb/kha)











































