Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan hingga saat ini, di kantor kepala staf itu baru berisi Luhut dan lima deputinya. Mereka yang dipilih adalah Deputi I Bidang Monitoring dan Evaluasi di bawah komando Darmawan Prasodjo. Lalu ada Deputi II Bidang Pengelolaan Program Prioritas dipegang Yanuar Nugroho.
Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategi dipimpin Purbaya Yudhi Sadewa, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dipegang oleh Eko Sulistyo. Dan terakhir Deputi V Bidang Prediksi dan Analisis Informasi Strategis dipimpin Brigjen Andogo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andi, komposisi pengaturan jabatan sudah diatur di dalam Keppres. Nantinya pengisian para staf dari deputi juga akan dilakukan dengan efisien.
"Tentunya itu dilakukan dengan efisiensi," tandasnya.
Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berharap jumlah anggota staf Kepresidenan tidak terlalu gemuk. Pasalnya sudah ada juga Setneg dan Seskab.
"Nanti kita lihat. Ya staf kan mustinya tidak terlalu besar yah, memang karena sudah ada Setneg dan Setkab juga di situ," kata JK, Selasa (31/3) kemarin.
Perluasan kewenangan Kantor Staf Kepresidenan diperkuat lewat Perpres No 26 Tahun 2015 tentang Kantor Presiden. Unit staf kepresidenan mendapat tambahan kewenangan melaksanakan tugas pengendalian program-program nasional.
(mok/kha)










































