"Saya tidak pernah pakai kuota haji," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015).
Pada tahun 2013 JK mengakui dirinya memang berangkat haji. Namun dirinya berangkat haji atas undangan pribadi kerajaan Arab Saudi. "Tidak memakai kuota, diundang sebagai ketua PMI. dengan beberapa ketua Palang Merah Internasional di banyak negara, semua negara Islam diundang," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sama sekali saya tidak memakai kuota haji karena diundang oleh Pemerintah Saudi, tinggal di hotel, tempat semua yang ngatur Pemerintah Saudi, tiap hari makan kambing," kata JK sambil tertawa.
Sebagai pribadi, JK meminta pihak SDA untuk minta maaf atas tudingan yang sempat dikutip sejumlah media itu.
"Ya minta maaf aja, dia (SDA) suruh minta maaf saja. mungkin pengacaranya saja, pengacaranya tidak tahu bagaimana naik haji," ujar JK merujuk pada pengacara SDA Johnson Panjaitan.
(ndr/mad)











































