"Enggak ada (masalah). Pacarnya sudah kita periksa, baik-baik saja. Pacarnya anak kampus juga," kata
Humas Polres Depok Ipda Bagus Suwardi kepada wartawan di Mapolsek Depok, Rabu (1/4/2015).
Bagus mengatakan, polisi juga sudah memeriksa keluarga Akseyna. Menurutnya hubungan Akseyna dengan keluarganya juga baik. "Tidak ada masalah, semua masih terus diperiksa sampai ada kesimpulan pasti," katanya.
Hasil visum Akseyna menunjukkan mahasiswa S1 Program Studi Biologi Fakultas MIPA UI ini diduga masuk ke dalam air dalam keadaan hidup. "Dia masuk ke dalam air itu dalam keadaan hidup. Di rongga paru-parunya ada air," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/4/2015).
Meski demikian, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah Akseyna sengaja diceburkan ke dalam danau oleh seseorang atau menceburkan diri ke danau. Fakta di lapangan, ada batu-batu pemberat di dalam tas korban saat jasad korban ditemukan mengambang, pada Kamis (26/3) lalu.
Selain temuan korban tewas karena air, ditemukan pula sejumlah lebam di bagian tubuhnya yang masih diselidiki aparat polisi. Doketer di RS Polri memperkirakan Akseyna sudah tewas 2-3 hari sebelum jasadnya ditemukan mengambang.
(nal/nrl)











































