F-PDIP Walk Out, DPR Tolak Interpelasi Panglima TNI
Selasa, 08 Feb 2005 14:17 WIB
Jakarta - Sebanyak 244 anggota DPR menolak usulan interpelasi surat Presiden Nomor R.41/Pres/10/2004 mengenai pergantian panglima TNI yang diputus secara voting terbuka. F-PDIP memutuskan walk out.Demikian yang mengemuka dalam sidang paripurna DPR di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/2/2005).Sebelum voting mengenai usul interpelasi, sidang paripurna melakukan voting untuk memutuskan mekanisme apakah dilakukan voting secara terbuka atau tertutup."Karena ini surat rahasia, voting dilakukan secara rahasia juga," kata Ketua F-PDIP Tjahjo Kumolo.Hasilnya, sebanyak 133 anggota dewan menghendaki dilakukan tertutup dan 229 terbuka serta satu abstain yakni Akil Muktar dari F-PG. Dengan adanya keputusan itu, F-PDIP memutuskan walk out."Kami menghargai keputusan paripurna ini untuk dilakukan voting secara terbuka. Namun, kami juga tetap pada pendapat semula. Untuk itu, kami tidak bersedia mengikuti perhitungan suara," tandas Tjahjo.Satu-per satu anggota F-PDIP tampak meninggalkan ruang sidang.Sidang paripurna dilanjutkan dengan voting usulan interpelasi. Sebanyak 244 anggota setuju interpelasi tidak dilanjutkan dan 49 mendukung penuh interpelasi yang terdiri dari dua fraksi PKB dan PDS dan satu abstain.Melihat fenomena ini, Ketua F-KB Ali Masykur Musa menyesalkan ketidakkonsistenan para pengusul yang tidak mendukung penuh usulan interpelasi."Ini adalah tidak konsisten para pengusul terhadap yang diusulkan. Padahal, politik butuh konsistensi dan istiqomah," ujarnya.Beberapa pengusul tampak tidak mengikuti voting diantaranya Yudi Chisnandidari F-PG yang tidak kelihatan batang hidungnya. Sedangkan Theo L Sambuaga salah satu pengusul bahkan beralih menolak usul interpelasi.
(aan/)











































