RS-RS di DKI Diimbau Waspadai Penyakit Leptospirosis
Selasa, 08 Feb 2005 11:17 WIB
Jakarta - Rumah sakit-rumah di Jakarta sakit diimbau terus mewaspai kasus demam berdarah dengue (DBD). Rumah sakit juga dimintai mewaspadai penyakit menular lainnya seperti leptospirosis yang juga kerap disebut penyakit kencing tikus. Adanya imbauan ini disampaikan Ketua Seksi Pelayanan RSUD Budi Asih, dr. Budi. Karena adanya imbauan ini maka RSUD Budi Asih, Jakarta Timur, terus mewaspadai perkembangan DBD meski jumlah pasien DBD yang dirawat tidak mengalami penambahan."Hal ini kami lakukan sebagai sebuah pelaksanaan dari keputusan rapat rumah sakit-rumah sakit di Jakarta dengan Dinas Kesehatan DKI," kata dr. Budi kepada detikcom di RSUD Budi Asih, Jl. Dewi Sartika, Jakarta Timur, Selasa (8/2/2005).Jumlah pasien yang dirawat di RSUD Budi Asih tidak ada perubahan dibanding data Senin (7/2/2005) kemarin. Hal ini karena jumlah pasien baru yang masuk, 13 orang, sama dengan jumlah pasien yang dibolehkan pulang.Selain tingkat kewaspadaan, menurut Budi, hasil pertemuan juga mengimbau kepada rumah sakit untuk mewaspadai penyakit menular lainnya seperti leptospirosis, yaitu sejenis penyakit yang ditimbulkan air seni binatang pengerat seperti tikus yang terkena selaput lendir atau luka pada manusia."Penyakit ini juga merupakan penyakit menular pasca banjir yang patut diwaspadai. Apalagi cuaca masih tidak normal seperti ini. Bahkan di beberapa rumah sakit di Jakarta penyakit ini sudah menunjukkan peningkatan yang berarti. Meskipun di RSUD Budi Asih tercatat baru dua orang yang dirawat," demikian dr. Budi.
(gtp/)











































