Jenazah Deni dievakuasi pada pukul pukul 12.15 WIB, Senin (30/3/2015). Korban terkubur di kedalaman 2 meter. Jenazah langsung dievakuasi ke ambulans.
"Dipastikan itu jenazah Deni yang diperkirakan korban terakhir yang ditemukan pada pencarian hari kedua ini," ujar Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo, di lokasi.
Hujan gerimis mengakibatkan evakuasi sedikit terhambat. Tanah kian lembek dan becek. Agar tidak terpeleset, anggota TNI, SAR, dan tim evakuasi, membuat pijakan.
Menurut keterangan salah seorang anggota relawan Aksi Cepat Tindakan (ACT), Yadi, jasad Deni ditemukan dengan kondisi menelungkup tak jauh dari rumah Lilis (korban tewas). "Tidak di dalam rumah, sepertinya pas kejadian ia di luar," kata Yadi.
Kepala Desa Tegal Panjang Muhammad Risman membenarkan Deni berkunjung ke rumah Lilis pada saat longsor terjadi, Sabtu (28/3) malam. "Namun kemungkinan dia belum sampai ke rumah (Lilis) karena posisi motor masih berada di gang sejauh 3 meter dari rumah Lilis," ujar Risman.
Berdasarkan data BNPB, korban tewas berjumlah 12 orang. Sebelumnya nama Deni dimasukkan, tapi sebetulnya dia belum ditemukan. Berikut nama-nama korban tewas: Maya (13), Aisyah (50), Sopardi panggilan Opan (56), Dede (40), Elsa (15), Egi (6), Jamilah/Nyinyin (37), Lisdiawati (4), Lilis (36), Abdul Muti (42), Aldi (12), dan Deni.
(try/try)











































