"Naik sengaja. Supaya satpamnya kena tanggung jawab dan kena marah sama Allah," kata Pipit sambil tertawa saat diamankan petugas stasiun, Minggu (29/3/2015).
Pipit mengaku pernah bersekolah, tapi hanya sampai kelas 2 SD. Di mana tempat tinggalnya? Pertama ia menyebut Bekasi. Tak lama kemudian saat ditanya lagi, ia menyebut Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahu-tahu sudah di atas," kata Kepala Stasiun Tanah Abang, Sudrajat, di kantornya.
Menurut Sudrajat, Pipit sempat merusak genting. Ia melepas genting dan melempar ke berbagai arah. Sekitar pukul 12.10 WIB atau setengah jam lebih setelah berada di atap, Pipit berhasil dibujuk dengan makanan dan uang.
Pipit sempat diamankan ke ruang Tata Usaha. Di sana, ia melahap makanan dan menjawab beragam pertanyaan. Sesekali ia tertawa, seperti saat mengungkapkan alasan 'aneh'-nya naik ke atap stasiun. Saat ini, Pipit diamankan di Mapolsek Tanah Abang.
(try/fdn)











































