Cerita Menggetarkan Korban Selamat Longsor Sukabumi yang Tewaskan 6 Orang

Cerita Menggetarkan Korban Selamat Longsor Sukabumi yang Tewaskan 6 Orang

- detikNews
Minggu, 29 Mar 2015 13:46 WIB
Cerita Menggetarkan Korban Selamat Longsor Sukabumi yang Tewaskan 6 Orang
(Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Longsor menerjang Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Sukabumi, Jawa Barat. Belasan rumah tertimbun. Hingga siang ini, 6 orang ditemukan tewas. Berikut cerita korban selamat.

Rudi (21), warga Kampung Cimerak RT 25 RW 7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, langsung lemas ketika mengetahui tebing cadas setinggi 8 meter lebih menimpa belasan rumah tetangganya sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (28/3/2015).

Ia mengaku sangat beruntung rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian tidak terkena dampaknya. Meski demikian, ia merasa cemas dengan nasib keluarga pamannya yang tinggal tak jauh dari longsoran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semalam saya berada di kamar. Suara gemuruh seperti batu besar runtuh terdengar beberapa kali. Saya langsung naik ke atas bangunan rumah melihat ke arah suara, sempat terdengar suara minta tolong dan rintihan dari sana. Saya gak berani mendekat lokasi karena di sekitar sana yang biasanya terang oleh lampu jadi gelap gulita, saya dan ibu serta adik saya yang masih kecil langsung berhamburan keluar," cerita Rudi kepada detikcom, Minggu (29/3/2015).

Saat itu, Rudi sadar telah terjadi longsoran hebat. Ia terbayang nasib keluarga pamannya, Opang. Opang tinggal bersama istri dan anaknya yang berusia 12 tahun bernama Aldi.

"Terdengar kentongan bertalu-talu, lalu ada petugas dari desa Tegal Panjang yang meminta kami menjauh dari lokasi. Saya sempat memaksa untuk mendatangi lokasi namun dilarang karena berbahaya dan khawatir ada longsor susulan," lanjut Rudi.

Baru pagi tadi Aldi berani mendatangi lokasi. Ia melihat rumah pamannya rata dengan tanah. Tubuh paman dan keluarganya belum ditemukan petugas evakuasi gabungan. "Saya ingin bantu, tapi gak boleh dan disuruh buat menjauh dari sekitar lokasi longsor," imbuhnya.

Menurut informasi, ada 300 jiwa di Desa Tegal Panjang yang diungsikan akibat longsor. Saat ini di lokasi telah dipasangi garis polisi karena membludaknya warga yang ingin melihat lokasi longsoran tanah. "Asa 300 jiwa yang kita evakuasi bersama tim SAR gabungan, mereka kita ungsikan ke kerabat dan balai desa terdekat. Upaya pencarian masih terus dilakukan," ungkap Usman Susilo, kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan BNPB, sejauh ini ada 6 korban tewas dan telah dievakuasi. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo dalam keterangan tertulisnya menyebut korban tewas adalah Maya(13), Aisyah (50), Opan Shofardi (50), Dede (40), Elsa (15) dan Egi (6). Empat korban yang dilaporkan tertimbun, saat ini masih dicari.

(try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads