Upaya Penghematan Pilkada Serentak Dinilai Belum akan Tercapai pada 2015

Upaya Penghematan Pilkada Serentak Dinilai Belum akan Tercapai pada 2015

- detikNews
Sabtu, 28 Mar 2015 11:14 WIB
Upaya Penghematan Pilkada Serentak Dinilai Belum akan Tercapai pada 2015
Diskusi tentang kesiapan Pilkada serentak. (Foto - Nur Khaffifah/detikcom)
Jakarta - Pemilihan kepala daerah digelar secara serentak dengan harapan terjadi penghematan anggaran. Namun untuk penyelenggaraan perdana tahun ini, diperkirakan belum akan terjadi penghematan anggaran seperti yang diharapkan.

"Pilkada 2015 serentak untuk penghematan belum tercapai, karena cuma 9 provinsi saja, kalau targetnya untuk menghemat belum tercapai," kata Ketua Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Didik Supriyanto dalam diskusi bertajuk 'Siapkah Pilkada Serentak' di Restoran Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2015).

Menurut Didik, selama ini 65 persen anggaran pilkada digunakan untuk membayar honor petugas. Hal itu berlaku untuk setiap penyelenggaraan pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka seharusnya ketika penyelenggaraan pilkada dilakukan serentak, akan terjadi penghematan anggaran yang cukup besar. Dari perhitungannya, Pilkada serentak ini akan menghemat anggaran hingga puluhan triliun rupiah.

"Kalau pilkada gubernur dan bupati digabung, apalagi dengan pemilihan legislatif bisa hemat luar biasa hingga Rp 20 triliun dalam kurun waktu 5 tahun," ungkapnya.

Peraturan mengenai Pilkada serentak ini telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 18 Maret lalu. Lebih dari 270 daerah akan melaksanakan pilkada serentak pada tahun ini.

(kff/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini