Libur Imlek dan 1 Muharram, Tiket Pesawat Habis

Libur Imlek dan 1 Muharram, Tiket Pesawat Habis

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2005 08:25 WIB
Jakarta - Menjelang libur panjang Imlek dan Tahun Baru Islam 1 Muharram tiket pesawat untuk sejumlah tujuan penerbangan telah habis atau full booked. Bahkan, tiket keberangkatan pada hari-hari tersebut sudah dipesan habis sejak satu bulan lalu. Tiket keberangkatan pesawat tersebut untuk kota-kota yang menjadi tujuan para etnis Tionghoa untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing, seperti Medan dan Pontianak telah habis. Begitu juga dengan kota-kota tujuan wisata seperti Denpasar, Yogyakarta dan Lombok.Namun tidak semua tiket pesawat yang habis itu karena memang sudah dipesan ataupun dibeli. Karena biasanya, sejumlah maskapai penerbangan pada saat libur seperti ini tidak membuka seluruh seatnya kepada travel agent. Hal ini tidak dibantah oleh Dewi Astuti, pegawai Duta Pesona Travel saat dihubungi detikcom di Jakarta, Selasa (8/2/2005) pagi ini. "Sebenarnya tidak penuh-penuh juga sih. Soalnya memang biasanya perusahaan airlines tidak mau menjual seluruhnya kepada travel agent, karena jika melalui travel agent maka harga dan keuntungannya tentu berbeda jika mereka jual secara langsung," katanya. Sehingga, kata Dewi, yang diberikan oleh maskapai penerbangan tidak sampai setengah dari seat pesawat tersebut. Namun jika sudah tiba pada harinya ternyata tiket tidak terjual, bisa saja tiket dujual dengan harga lebih murah.Dia mengungkapkan, biasanya menjelang libur panjang seperti ini harga tiket bisa naik 2 kali lipat dari harga normal untuk tujuan kota tertentu yang jalurnya padat. Untuk tujuan Jogya, tiket yang harganya Rp 250 ribu mungkin bisa naik hingga Rp 400 ribu," kata Dewi.Menurut Dewi, tidak hanya tiket pesawat yang full book tetapi juga hotel daerah-daerah tujuan wisata seperti Bali, Jogya dan Lombok. "Hotel di Bali dan Jogya hampir semuanya sudah penuh," katanya.Seperti diketahui pada tanggal 9 dan 10 Februari ditetapkan pemerintah sebagai hari libur karena ada perayaan Imlek dan 1 Muharam. Sementara pada tanggal 11 Pebruari bersamaan dengan hari Jumat, sehingga biasa disebut dengan selorohan Harpitnas (hari kejepit nasional). Dipastikan, sebagian orang memperpanjang masa liburnya sendiri hingga hari Minggu (13/2/2005). (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads