Soal Angket Ahok, Ketum PAN Perintahkan Kadernya Jangan Ikut Kelompok Gaduh

Soal Angket Ahok, Ketum PAN Perintahkan Kadernya Jangan Ikut Kelompok Gaduh

- detikNews
Jumat, 27 Mar 2015 19:53 WIB
Soal Angket Ahok, Ketum PAN Perintahkan Kadernya Jangan Ikut Kelompok Gaduh
Jakarta - ‎Polemik antara Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) dengan DPRD DKI memang panas, sampai-sampai Wakil Presiden Jusuf Kalla turun tangan. Kini Ketua Umum PAN juga ikut menyoroti tak mesranya politik pemerintahan di DKI itu.

"Politik jangan gaduh seperti contohnya DKI. Harapan rakyat begitu besar tapi hari demi hari diwarnai dengan berkelahi. Gubernur mencaci DPRD, DPRD mencaci Gubernur," kata Zulkifli Hasan jelang rapat harian perdana kepengurusannya di tingkat pusat, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2015).

‎Politik bising yang diwarnai saling melaporkan antara eksekutif dan legislatif dinilai tak sehat bagi kehidupan berdemokrasi, meski kebebasan berpendapat perlu dipertahankan. Maka Zulkifli menginstruksikan kadernya agar jangan ikut-ikut kelompok gaduh di DPRD. Apa akan juga cabut hak angket terhadap Ahok?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak mengatakan mencabut hak angket ya. Tapi jangan ikut kelompok-kelompok yang gaduh. Bermusyawarah menentukan APBD yang baru, kalau tidak sepakat lagi, ya pakai Pergub lagi," kata Zulkifli.

Tim angket DPRD DKI masih terus bekerja. Pakar-pakar hukum, komunikasi politik, dan keuangan negara telah didatangkan. Wacana untuk menaikkan hasil angket ke tingkat hak menyatakan pendapat juga sudah bergaung.

(dnu/mpr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini