"Melarikan diri, kena ditembak bagian sebelah kanan. Identitas belum ketahuan," ujar Kepala Humas BNN Kombes Slamet Pribadi saat berbincang dengan detikcom, Jumat (27/3/2015).
Ciri-ciri pria berinisial M tersebut memiliki rambut cepak dengan tinggi kurang lebih 160 cm. Meski memiliki ciri seperti seorang aparat, Slamet masih belum bisa memastikannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, BNN melakukan pengintaian terhadap sebuah transaksi mencurigakan pada Kamis (19/3) lalu. Dua orang pelaku AP dan HU berhasil ditangkap saat penyergapan di area pemakaman ternama di Karawang.
AP mengemudikan mobil secara beriringan dengan 2 mobil lainnya dari arah Jakarta, yaitu Honda Jazz dan Avanza. Ketiga mobil berhenti di area pemakaman lalu tersangka HU keluar dari mobil dan mendekati mobil AP untuk meminta koper.
"Pada saat transaksi akan terjadi, tim BNN segera melakukan penyergapan. BNN berhasil mengamankan AP dan HU beserta barang bukti sabu 25 kg," jelas Slamet saat dihubungi sebelumnya.
M yang saat itu masih berada di dalam mobil berhasil kabur setelah penyergapan yang diwarnai baku tembak tersebut. Para pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU No.35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal pidana mati.
(ear/mpr)










































