Menkominfo Dicecar Soal Pertemuan GAM di Helsinki

Menkominfo Dicecar Soal Pertemuan GAM di Helsinki

- detikNews
Senin, 07 Feb 2005 17:39 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota Komisi I DPR menanyakan tentang pertemuan antara delegasi pemerintah RI dengan GAM di Helsinki, Finlandia kepada Menkominfo Sofyan Djalil. Sofyan juga ditanya alasan dirinya ikut sebagai delegasi dalam pertemuan itu. Pertanyaan-pertanyaan itu diajukan dalam rapat kerja antara Menkominfo dengan Komisi I DPR di ruang Komisi I, gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (7/2/2005). Sejumlah anggota Komisi I yang menanyakan mengenai hal itu, antara lain Soeripto dari Fraksi PKS, Efendi Simbolon dari FPDIP, dan Abdillah Thaha dari F-PAN. Pertanyaan-pertanyaan itu, antara lain tentang pertemuan Helsinki yang terkesan mendadak dan tiba-tiba. Soalnya, pertemuan ini terjadi di saat penanganan korban tsunami belum tuntas dan masih juga ada kontak senjata. Dipertanyakan, apakah pertemuan ini atas desakan pihak asing atau tidak. Menjawab hal ini, Sofyan memberikan penjelaskan bahwa pertemuan di Helsinki merupakan pertemuan informal antara wakil pemerintah dengan wakil politik GAM. "Jadi, sebenarnya pertemuan itu rahasia. Tapi, karena jadi terbuka, terpaksa dijelaskan duduk perkaranya," ungkapnya. Sofyan juga ditanya mengenai keterlibatan dirinya sebagai delegasi dalam pertemuan itu. "Saya terlibat, karena sebelumnya memang sudah terlibat sejak pembicaraan intensif di dalam negeri. Mungkin juga, karena saya orang Aceh, yang bisa juga bahasa Aceh," kata dia. Mengenai pertemuan berikutnya dengan GAM akan digelar atau tidak, menurut Sofyan, hal itu akan tergantung pada agenda. "Tapi, yang jelas, pemerintah akan bicara dengan siapa pun dalam rangka penyelesaian secara damai kasus Aceh," kata dia. Tapi, kata dia, tidak mungkin masalah Aceh yang sudah hampir tiga dekade ini akan selesai dalam satu pertemuan saja. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads