Kepala Bagian Humas Basarnas, Dianta Bangun mengatakan pihaknya masih mencari anak Buah Kapal (ABK) yang hilang tersebut. Tim di lapangan melakukan pencarian di sekitar lokasi.
"Saat ini kita sedang lakukan pencarian," kata Dianta yang dihubungi, Rabu (25/3/2015).
Peristiwa tersebut terjadi pada (24/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Kapal yang mengangkut 700 ton besi itu berangkat dari Dermaga Gudang Arang, Pelabuhan Belawan dengan tujuan Kalimantan Barat. Namun saat melintas di Buoy 2 perairan Belawan, kapal itu menabrak bangkai kapal yang menumpuk di perlintasan.
Akibatnya kapal mengalami kebocoran di bagian lambung. Tak lama kemudian kemudian kapal langsung tenggelam. Lima orang ABK kapal dapat menyelamatkan diri, namun selebihnya masih belum diketahui nasibnya.
"Kita sedang lagi mengupdate, sebentar lagi saya akan kabari," kata Dianta.
(rul/rul)











































