Mayjen TNI Agus Kriswanto, mengatakan, pihaknya akan menyerahkan kasus ini ke hukum. TNI akan membantu polisi dalam mengungkapnya. Pihak kepolisian dan TNI dari Komando Resort Militer 011/ Lilawangsa sudah dilibatkan untuk memburu kelompok penculik.
"Saya masih menghargai hukum dan masih menghargai rakyat Aceh. Kasus ini kita serahkan pada hukum," kata Pangdam kepada wartawan di media center Kodam Iskandar Muda, Selasa (24/3/2015).
Hingga kini belum diketahui motif pelaku menculik dua anggota TNI tersebut. 2 Korban, Sersan Satu Indra Irawan (41) dan Sersan Dua Hendrianto (36), ditemukan tewas di Desa Batee Pila, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, pagi ini. Sebelumnya, mereka dilaporkan diculik kelompok bersenjata, Senin kemarin.
Di tubuh Indra Irawan luka tembakan terdapat di pipi dan peluru tembus hingga kepala. Ada juga tembakan di tangan kanan dan dada. Sedangkan di tubuh Hendrianto ditemukan luka tembakan di kaki dan dada.
Di lokasi, ada 15 selongsong peluru. Sebanyak 12 selongsong dari senjata jenis AK-47, dan 3 selongsong dari senjata jenis M-16. TNI dan kepolisian masih memburu pelaku.
(rul/try)











































