Patah Tulang, Presiden India akan Jalani Operasi
Senin, 07 Feb 2005 16:14 WIB
Jakarta -
Presiden India A.P.J. Abdul Kalam dijadwalkan akan menjalani operasi pada hari Senin ini. Operasi tersebut untuk menyembuhkan patah tulang pada bahu kanannya, yang diderita setelah terjatuh saat berjalan di kebun istana kepresidenan.Demikian disampaikan seorang juru bicara kepresidenan, S.M. Khan seperti dilansir kantor berita Associated Press (AP), Senin (7/2/2005)."Presiden mengalami patah tulang bahu ketika dirinya terjatuh. Ini membutuhkan koreksi secara operasi," ujar Khan. Dikatakannya, Kalam terjatuh ketika sedang berjalan di taman istana pada Minggu (6/2/2005) kemarin."Para dokter telah menasihatkannya untuk beristirahat penuh selama beberapa hari dan semua jadwalnya selama beberapa hari mendatang dibatalkan," imbuh Khan kepada AP.Kalam merupakan ilmuwan roket yang secara luas dianggap sebagai arsitek program peluru kendali (rudal) India. Pria berusia 74 tahun itu menjadi presiden India pada Juli 2002 lalu.Jabatan kepresidenan di negara besar Asia itu umumnya hanya bersifat seremonial. Namun presiden bisa mempengaruhi pemerintah mengenai masalah-masalah tertentu ataupun mengesampingkan beberapa keputusan pemerintah.Dalam keadaan krisis politik, seorang presiden bisa meminta diadakannya pemilihan umum ataupun memberikan kesempatan bagi sebuah partai politik untuk membentuk pemerintahan.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
