Pantauan detikcom, Selasa (24/3/2015) sekitar pukul 08.45 WIB, lalu lintas Palmerah yang mengarah ke Tanah Abang tersendat. Butuh waktu tempuh lebih dari 20 menit untuk melintasi Jl Palmerah Barat hingga ke perempatan Jl S. Parman. Padahal jaraknya hanya 1,5 kilometer.
Penyebab kemacetan ini adalah kegiatan jual beli di Pasar Palmerah yang dilakukan hingga memakan trotoar. Akibat dari itu, banyak sepeda motor pembeli yang asal parkir di badan jalan.
Ditambah lagi angkutan kota M.11 dan M.09 yang kerap ngetem di sepanjang jalan untuk menunggu penumpang. Seringkali moda transportasi umum itu berhenti hingga ke tengah ruas jalan sehingga menghalangi kendaraan lain yang ingin melintas.
Sebetulnya sudah ada pagar tinggi untuk membatasi orang menyeberang sembarangan. Tapi tetap saja banyak orang yang menyeberang dengan melompati pagar atau lewat celah-celah sambil membawa belanjaan.
Ada pula penjaja pasar menenteng barang dagangannya dari ruas jalan yang satu ke seberangnya. Sementara mobil atau pun gerobak sampah baru mulai beraksi setelah kegiatan pasar akan rampung, atau sekitar pukul 08.30 WIB hingga 09.00 WIB.
(bpn/aan)











































