Beri Penghormatan Wafatnya Lee Kuan Yew, Ketua DPD Terbang ke Singapura

Beri Penghormatan Wafatnya Lee Kuan Yew, Ketua DPD Terbang ke Singapura

M Iqbal - detikNews
Senin, 23 Mar 2015 22:57 WIB
Beri Penghormatan Wafatnya Lee Kuan Yew, Ketua DPD Terbang ke Singapura
PM Lee dan istri mendamping Presiden Singapura Tony Tan yang melayat (Straits Times/NEO XIAOBIN)
Jakarta - Kabar wafatnya mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew menjadi perhatian dunia tak terkecuali publik di tanah air. DPD RI melalui sang ketua, Irman Gusman, juga menyampaikan ucapan belasungkawanya atas kepergian Lee Kuan Yew.

"Saya atas nama DPD RI mengucapkan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Singapura atas kepergian tokoh besar pendiri Singapura yang telah mentransformasi negaranya menjadi negara modern," kata Irman Gusman kepada detikcom, Senin (23/3/2015).

โ€ŽIrman menyebut, PM Lee punya kontribusi yang besar bagi kemajuan dan stabilitas negara-negara di Asean termasuk Indonesia. Hal itu ditunjukkan dengan berkembangnya Singapura seperti yang bisa disaksikan hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau walaupun dikenal sebagai pemimpin yang keras dan tegas, tapi tidak berpikir orang berpikir baik sama dia. Dia tak pikirkan pencitraan, tapi efektif. Dikatakan orang otoriter, tapi tetap konsisten dengan visinya," terang politisi asal Sumbar itu.

"Yang patut dicontoh good governance Singapura karena termasuk negara yang pengelolaan pemerintahannya sangat akuntabel, tingkat korupsinya rendah," lanjutnya.โ€Ž

โ€ŽIrman mengatakan, DPD akan memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Perdana Menteri yang juga sahabat Soeharto dan Mahatir Muhammad itu dengan mengunjungi langsung Singapura pada Kamis (26/3) mendatang.

โ€Ž"Dalam rangka penghormatan atas wafatnya mantan PM Singapura Lee Kuan Yew, ada rencana DPD ke Singapura Kamis siang. Ya mungkin dengan beberapa anggota DPD," ujarnya.

"Saya sudah koordinasi dengan kedutaan di sana, nanti kita ke tempat pemakaman. Saya pagi dari Jakarta, datang bersama Dubes langsung balik lagi," imbuh Irman.

(iqb/ear)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads